Monday, May 28, 2007

AdzaN: The Amazing Phenomena

Amazing as it sounds, but fortunately for the Muslims
of the world, it is an established fact. Have a lookat

a map of the world and you will find Indonesia on the
eastern side of the earth. The major cities of
Indonesia are Java, Sumatra, Borneo and Saibil.

As soon as dawn breaks on the eastern side of Saibil,
at approximately 5:30 am local time, Fajar Azaan
begins. Thousands of Muazzins in Indonesia begin
reciting the Azaan. The process advances towards West
Indonesia . One and a half hours after the Azaan has
been completed in Saibil, it echoes in Jakarta .
Sumatra then follows suit and before this auspicious
process of calling Azaan ends in Indonesia , it has
already begun in Malaysia . Burma is next in line, and
within an hour of its beginning in Jakarta , it reaches
Dacca , the capital ! city of Bangladesh .

After Bangladesh , it has already prevailed in western
India , from Calcutta to Srinagar . It then advances
towards Bombay and the environment of entire India
resounds with this proclamation. Srinagar and Sialkot
(a city in north Pakistan )have the same timing for
Azaan. The time difference between Sialkot , Quetta ,and
Karachi is forty minutes, and within this time, Fajar
Azaan is heard throughout Pakistan .

Before it ends there, it has already begun in
Afghanistan and Muscat . The time difference between
Muscat and Baghdad is one hour. Azaan resounds during
this one hour in the environments of Hijaaz-e-Muqaddas
(Holy cities of Makkah and Madinah), Yemen ,United Arab
Emirates, Kuwait and Iraq .

The time difference between Baghdad and Alexandria in
Egypt is again one hour. Azaan continues to resound in
Syria , Egypt , Somalia and Sudan during this hour. The
time difference between eastern and western Turkey is
one and a half hours, and during this time it is
echoed with the call to prayer.

Alexandria and Tripoli (capital of Libya ) are located
at one hour's difference. The process of calling Azaan
thus continues throughout the whole of Africa .

Therefore, the proclamation of the Tawheed and
Risaalat that had begun in Indonesia reaches the
Eastern Shore of the Atlantic Ocean after nine and
half hours.

Prior to the Azaan reaching the shores of the
Atlantic , the process of Zohar Azaan has already
started in east Indonesia , and before it reaches
Dacca , Asar Azaan has started. This has hardly reached
Jakarta one and half hours later, the time of Maghrib
becomes due, and no sooner has Maghrib time reached
Sumatra , the time for calling Isha Azaan has commenced
in Saibil!

When the Muazzins of Indonesia are calling out Fajar
Azaan, the African Muazzins are calling the Azaan for
Isha.

If we were to ponder over this phenomenon
thoughtfully, we would conclude the amazing fact that
there is not even a single moment when hundreds of
thousands of Muazzins around the world are not
reciting the Azaan on the surface of this earth. Even
as you read this aterial right now, you can be sure
there are atleast thousands of people who are hearing
and reciting the Azaan!!!

Allah said, "If you are ashamed of me, I will be
ashamed of you." If you are not ashamed, please send
this message...

"Yes, I love Allah. Allah is my fountain of Life and
My Savior. Allah keeps me going day and night. Without
Allah, I am nothing. But with Allah, I can do
everything. Allah is my strength."

how about you.........?


Friday, May 25, 2007

berfikir ach…..

pikiranku kosong, entah apa yang kupikirkan saat ini, padahal aku tuh sebenarnya tau bahwa aku ini ada karena berfikir (kayak kata-katanya Aristoteles & Imam Ali bin Abi Tholib itu loh), namun….?

Entah mengapa aku ga bisa berfikir, mungkin karena terlalu banyak mikir kalle yach..?

Tapi, Semakin aku mencoba tuk menyelami alam fikirku, semakin aku jauh saja dari proses berfikirku itu sendiri, hingga akhirnya yang kudapatkan hanyalah keheningan, kesunyian, kesenyapan dan achhhh nggak taullllahhhhhhh…..

Help me........................!

maKK SaKiiiit…..!!!

apaKata oraNg bijak sakit itu bisa membuat kita lebih banyak tau diri akan segala nikmat-nikmat yang dikarunikan Allah SWT, sehingga kita bisa terbiasa untuk mensyukuri nikmat itu disaat kita sehat nanti. Suerrrr?

Ternyata ga ada salahnya tuh ucapan, aku dah buktiin, sekarang sy sariawan nich, susah banget tuk makan, minum de-el-el. mulut pada bengkak, bibir monyong, nafas bau n ga taulah pokoknya perrrih dech. Saya jadi ingat dech waktu sehat dulu; makan ga teratur, ngerokok lancar, jarang sikat gigi (pantesan bau….) tapi ga jarang-jrang amatlah, yah sehari 2X gitu dech, mandi….? Nah sekarang sy baru nyadar, ternyata sehat itu nikmat banget, coba kalo sy ga dikasih penyakit ini, ach entahlah? Makanya saya mencoba untuk mensyukuri aja penyakit ini coz uda membuat saya sadar (meskipun hanya sesaat, mudah-mudahan selamanya yah). Lho kok bersyukur sih ntar ditambah lho penyakitnya..? kan ada ayatnya tuch..:

لئن شكــرتم لأزيدنكم

“apabila kamu bersyukur akan kutambahkan nikmatku kepadamu “

sakit1.jpgTp GPP_lah, biar tambah lama nyadarnya, tapi jangan didoain gitu dong, sakit kan bukan nikmat but ujian or teguran ato bisa jadi azab. (sakitku ini masuk kategori yang mana yah?)

Siang ini, menu makanku sebenarnya asyik banget but apa mau dinyana, karena sariawan jadi ga enak lah tuh makanan, sambil menegadah kelangit, mata terpejam, kutelan aja tu makanan, wihh siksa banget, mak……………. sakiiiitttt!. Ampun dech…, (woiii, jangan ngeledekin gitu dong!)

Ohh Sehat……….., kurindu kedatanganmu kembali. Ichkhhh, ichkhhh, ichkhhh.

Liburan euy....

dsc00258.jpg

weekend kemaren (18-22 mei) saya tuh sampe bela-belain untuk liburan kebali, mumpung lagi stay disurabaya gitu….
walaupun dengan doku pas-pasan aku berangkat juga, apa yang terjadi kemudian, saya hanya bisa menikmati bali yang katanya pulau paling jadi rebutan turis tuk dikunjungi itu hanya 2 hari, jadi ga puas dech ngelancongnya, belanja pun ala kadarnya aja tapi gpp dach, yang penting uda nyampai sana dech.
bahkan kaos khas bali (joger) itu aku ga sempat beli lho, nyeseel dech rasanya…..

next, i will visit u bali……

daN munGkiNkah aDa ?

Adakah temen sejati yang bener memang akan menjadi temen sejati? Kayaknya sulit juga yah tuk menjawabnya palagi tuk membuktikannya. Kalo dalam dunia politik, ga ada tuh yang namanya temen sejati, yang ada kepentingan sejati [kalo gini khan bisa bahayya, bisa hilang dech eksistensi manusia yang katanya makhluk sosialis n ga bisa hidup sendiri itu, ya kan?]

Kata sebagian orang lagi temen sejati itu yang bisa menunjukkan kita kepada hal-hal yang positif yang diridhoi Allah, yang ga menghrapkan sesuatu apapun kecuali ridho Allah [masih ada ga ya dizaman kayak gini, yangmana kebanyakan orang uda pada egosentris, individualistis, matrealistis, profit oriented, n sederet istilah lain yang berkonotasi samma?] kayaknya sulit dech nemuain yang satu ini, tapi pasti masih adalah.. ya tho?

Kata orang lagi temmen sejati adalah temmen yang bisa membuat kita menangis. Lha kok….?. jangan salah tafsir dulu dong, maksdunya gini; menagisnya itu disaat kita akan berpisah dengannnya, (lha iyyalah, kita mesti nangislah saat perpisahan itu terjadi) tapi kualitas tangis kita kan mesti berbeda kalo memang temen kita itu sangat berarti banget bwat kita, ya gak? Coba bedain dengan temen biasa yang akan meninggalkan kita, pasti beda dech. Nah semakin tinggi kualitas tangis kita maka tingkat kesejatian temen itu akan semakin tinggi pula, wallah-wallah kayak industri aja pake kualitas produksi segala.

Ada lagi yang bilang temen sejati itu adalah temen yang akan selalu hadir disisi kita baik dalam suka maupun duka disaat kita membutuhkannya. Wuihh sok heroik banget. Tyuss gmn ya kalo temen itu lagi travel ke t4 yang jauh dan saaat itu kita butuh bantuannnya? {wah repot juga nih} tp kan bisa komunikasi via telp, sms, surat, email or anything else lah. (iya sich kalo bisa, tp kalo lokasinya dipedalaman yang ga kejangkau sama alat-alat komunikasi tadi, gmn..?) wah report juga yah, belum lagi kalo kita pas butuhin banget bantuan tuh temen, tapi dianya lagi kebelet n beol, kan ga mungkin dia harus beol di celana demi kita palagi kalo lagi sedang di Mall or dikampus… wuhh ribeeeeeeeeeettttt.

Dan pokoknya masih banyak dech definisi ato pengertian atao maksud dari temen sejati itu.

Kalo bagi saya sendri mah ga ada tuh temen sejati, karena saya ga pernah susah-sah amat, sementara kalo mo lihat temen sejatikan tatkala kita susah, jadi tergantung individu n kondisi masing-masing person lah itu temen sejati. Itu bagi sy loh bkn bagi anda. Simple kan? Abis saya taunya Cuma itu sich…. ichhhhhhhhhhh

Km sendiri punya temen sejati gak??? Mengapa km sebut dia temen sejati?

Video Bar

Loading...

Untuk Tetamu

teMpat kaMu Ngoceh & Ngritikin Plus Curhatin Gw...!
Name *required
Email *required juga
How did you find this..?
Internet search
Link from another site
Word of mouth
Comments, suggestions, or Whataever....lah
Tuk improving Blog_Qoe *required lagi
Sssttt, Rahasiaiin Yach..!